7 Cara Mudah agar Lebih Cepat Memahami Isi Polis Asuransi

Membaca merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Namun bagaimana jika bacaan tersebut berat seperti polis asuransi? Apakah Anda bisa memahaminya hanya dengan sekali baca saja? Sebagian banyak orang mungkin merasa kesulitan selama memahaminya. Nah berikut merupakan beberapa cara mudah untuk memahaminya.

  1. Bacalah Terlebih Dahulu

Salah satu kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan kebanyakan orang yakni menerima begitu saja tanpa memahami isinya terlebih dahulu. Kebanyakan mereka hanya puas dengan mengetahui manfaat, prosedur klaim asuransi, dan jumlah premi asuransi saja. Meski demikian sempatkan untuk membaca terlebih dahulu agar Anda tak menyesal di kemudian hari.

Sebenarnya membaca polis asuransi merupakan salah satu kegiatan penting yang perlu Anda lakukan sebelum membeli asuransi. Hal ini bertujuan agar Anda terhindar dari tindak penipuan oleh produk asuransi yang Anda pilih. Terlebih lagi polis biasanya berisi tentang informasi dan kesepakatan yang dibuat oleh pemegang dan perusahaan asuransi.

  1. Wajib Mengamati Ikhtisar pada Polis

Hal terpenting selanjutnya yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah lembar pertanyaan yang biasanya terdiri dari 3 hingga 5 lembar, bahkan lebih. Lembar ini biasanya berisikan tentang data tertanggung, lingkup jaminan, uang pertanggungan, biaya tambahan, periode asuransi, premi asuransi, dan lain sebagainya.

Selain itu, ikhtisar polis biasanya berisi tentang data-data yang berasal dari surat permohonan asuransi yang telah diisi oleh para nasabah. Jadi sebelum memutuskan pastikan Anda memeriksa polis dengan teliti sebab bisa jadi ada beberapa data dalam ikhtisar pada polis yang tidak sesuai dengan data yang sudah diberikan menurut penawaran yang sudah Anda terima.

  1. Pahami juga Glosarium Polis

Pada umumnya sebagian besar polis mencakup halaman glosari yang mengandung banyak definisi istilah asuransi yang terdapat dalam sebuah polis. Keberadaan glosari sendiri bertujuan untuk memudahkan dalam memahami fungsi dan istilah yang mungkin sulit untuk dipahami. Jika ada yang belum dipahami, Anda bisa menanyakan langsung ke pihak asuransi.

  1. Perhatikan Konteks Pengecualian dalam Polis

Setiap polis biasanya dilengkapi dengan daftar mengenai berbagai hal yang berada di luar rencana perlindungan Anda. Hal yang satu ini biasanya disebut dengan pengecualian. Jadi sebelum membeli, pastikan Anda tahu terlebih dahulu kondisi apa saja yang tidak ditanggung dalam polis agar bisa mendapatkan produk asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

  1. Manfaatkan Masa Tenggang Polis

Bila Anda menemukan hal yang tidak sesuai pada bagian ikhtisar polis, maka Anda bisa memanfaatkan masa tenggang selama 7 hingga 14 hari tersebut untuk belajar mengenai cooling-off period. Selama jangka waktu tersebut Anda membatalkan polis sewaktu-waktu tanpa dikenai denda sedikitpun bahkan uang Anda akan dikembalikan seluruhnya.

  1. Periksalah Ketentuan Polis

Pastikan Anda selalu memperhatikan setiap aturan yang tertera pada polis. Termasuk untuk persyaratan hingga perlindungan yang bisa Anda dapatkan. Hal yang satu ini sangat penting untuk dilakukan sebagai penentu keberhasilan ketika hendak mengklaim manfaat pertanggungan. Jangan sampai Anda menerima kendala selama proses klaim asuransi.

  1. Polis Asuransi Bersifat Final dan Mengikat

Perlu Anda ketahui jika polis biasanya bersikap final dan mengikat, jadi pastikan perlindungan dalam polis sudah Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Bahkan dalam hal ini Anda juga bisa merancangnya sendiri. Agar lebih jelas, tak ada salahnya Anda meminta kopian polis untuk Anda pelajari sendiri di rumah.

Memahami polis asuransi memang bukan perkara yang mudah. Meski demikian Anda tetap bisa memahami isi polis dengan baik. Hal ini bertujuan untuk menghindari berbagai  kerugian dan salah paham yang mungkin terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *